[FF] My Boyfriend Is A Yakuza (Part 1)

My Boyfriend Is A Yakuza

My Boyfriend Is A Yakuza [Part 1]

Author :  LovMochie

Kazuma Kiryu, Kaoru Sayama & Haruka (OC)

Genre : AU, Romance

Rating : Mature, PG

Length : WIP

Disclaimer : inspired from Game PSP Yakuza 2 : Ryu Ga Gotoku 2, SEGA Corp. The cast(s) belong to owner (SEGA Corp.) but storyline is pure mine — happy reading !

 –o0o–

Menghela nafas…

Finally.. Dengan wajah setengah girang bercampur letih karena efek bergadang setiap hari, Kaoru mulai membereskan berkas-berkas yang bertebaran di hadapannya. Ia masukkan satu per satu berkasnya ke dalam tas favoritnya yang berwarna kuning jingga kemudian beranjak menuju ruang sebelah.

Knock.. Knock..

“Bos, mulai besok saya ambil cuti ya. Tolong biarkan saya sedikit refreshing beberapa hari dulu, oke?” pinta Kaoru sambil memelas pada atasannya yang terkenal dengan muka sangarnya dan tidak suka berbasa-basi.

Ia mengiyakan permintaan Kaoru dengan,”hmm…..”, tanpa sedikit pun memalingkan wajahnya dari tumpukan berkas yang ada dihadapannya.

Sebenarnya atasan Kaoru bisa dibilang tidak sesangar wajahnya, hanya saja memang tidak setiap orang bisa mengerti pribadinya. Kehidupan yang keras kemudian menetap di lingkungan dimana kerap kali terjadi kriminalitas yang tinggi di tempat tinggal sebelumnya, pasti akan membuat siapapun harus cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar atau orang itu akan kalah termakan lingkungannya.

Hal itulah yang mendasari pemikiran Kaoru tentang atasannya, tetapi dia tidak pernah berani menanyakan kebenarannya. Dia sendiripun hanya pernah mendengar kabar burung dari segelintir orang yang pernah dekat atau bekerja sama dengannya.

–o0o–

Tak terasa sudah bulan November berlalu. Memasuki musim dingin ini, Kaoru hanya menatap langit yang sudah berhiaskan beberapa bintang. Kaoru termenung sejenak, mengingat-ingat kapan terakhir kalinya ia melihat pemandangan seperti ini.

Semenjak kasus terakhir yang ia tangani sendiri tanpa bantuan timnya, ia harus rela mengorbankan tiga bulan untuk menyelesaikan kasusnya itu. Akhirnya penderitaan itu berakhir. Kaoru bisa menghirup udara malam hari ini dengan bebas, tanpa harus dipenuhi dengan teka teki misteri kasus.

Moshi moshi— Kaoru-chan, ogenki desuka?” sapa suara lembut di telepon yang baru Kaoru angkat.

(Hello— Kaoru-chan, apa kabar?)

Genki desu…“, dengan nada riang Kaoru membalasnya.

(Kabar baik…)

Ohisashiburi desu. Ima made doushite ita no desuka?

(Sudah lama tidak jumpa. Ke mana saja selama ini?)

“Hahaha…. Kau tahu aku ini sibuk sekali. Kasusku yang terakhir ini sedikit ‘rumit’ hehe….”, balas Kaoru.

“Kau senggang sekarang? Bagaimana kalau kita makan ‘itu’?”

“Wah… Oke-oke… Kita ketemu di sana 10 menit lagi!”

Tut… Tut… Kaoru mematikan telepon genggamnya, lalu merapikan rambutnya seraya memakaikan hoodie merah ke kepalanya. Ia melirik sekilas ke arah papan pengumuman di sebelahnya. Tertera suhu saat ini berkisar antara minus dua sampai tujuh derajat.

–o0o–

Ini tempat yang dimaksud oleh temannya itu. Kaoru memandang sebentar papan nama itu. White Snake Ramen. Tak lama, ia pun segera masuk ke dalam kedai ramen itu.

Irasshaimase!” sambut empunya warung White Snake Ramen.

(Selamat datang!)

Kaoru menoleh ke sana kemari, tak lama ia menghela nafas. Ah— Betapa leganya hati Kaoru, ternyata temannya sudah ada. Cepat-cepat Kaoru mendatangi temannya yang sudah mulai gusar memanggilnya dan terlihat tidak sabar. Ternyata bukan hanya kami berdua yang berpikir kalau ini adalah waktu yang tepat untuk makan hot ramen di tengah dinginnya malam ini.

Oji-san, pesan white snake ramen large dua porsi. Egg ramen satu.”

(Paman, pesan white snake ramen large dua porsi. Egg ramen satu.)

“Wah… Wah… Kau ini sudah berapa lama tidak makan?”

“Hahaha…. Udara dingin ini sudah mulai menusuk-nusuk kulitku. Lihat tanganku yang sudah gemetaran dari tadi. Aku hanya berharap makanan ini akan cukup membuatku hangat selama beberapa jam ke depan.”

Temannya hanya bengong mendengar perkataan Kaoru.

“Aku traktir kau Haru-chan.”

Kaoru pun tersenyum lebar membalas tatapan temannya.

–o0o–

Ting tong… Ting tong… Ting tonggg….

Kaoru membuka matanya dengan setengah terpejam, melirik jam dindingnya, lalu berdiri dengan susah payah sambil mengenakan jaketnya. Ia berlari pelan ke arah sumber bunyi yang berdendang terus menerus tanpa henti. Siapa gerangan yang sepagi ini sudah datang bertamu ke rumahnya.

“Kaoru-chan.. Kau harus ikut denganku sekarang juga. Kita harus mengejar kereta dalam waktu setengah jam lagi.”

Ternyata teman sepermainan Kaoru, Haruka yang datang bertamu sepagi ini. Dengan setengah linglung karena belum sepenuhnya sadar dari alam mimpinya, Kaoru hanya membiarkan Haruka berbicara terus menerus.

“Kaoruuu… Kita harus cepat kalau tidak ingin tertinggal kereta.” teriak Haruka sambil setengah menyeret Kaoru karena temannya itu masih belum sadar.

“Haduh, temanku juga salah. Masa membatalkan di hari H-nya? Coba kalau dari kemarin-kemarin, aku pasti sudah menghubungimu.”

“Tu— Tunggu.. Apa maksudmu Haru-chan?” tanya Kaoru yang mulai kembali ke alam sadarnya.

“Kita harus cepat, kita akan berlibur ke Okinawa.”

“APAAA?!?”

Akhirnya dengan kecepatan super kilat layaknya bullet train, Kaoru berhasil mempacking barang-barangnya sambil setengah menggerutu.

–o0o–

Hosh.. Hosh..

 Mereka berdua segera masuk ke dalam kereta.

“Gila kau, jangan pernah mengajakku pergi seperti ini lagi,” seru Kaoru sambil terengah-engah kemudian menarik nafas panjang untuk menstabilkan degup jantungnya yang berdebar cepat sekali.

Haruka hanya tersenyum lebar sambil mengacungkan dua jempol imut-imutnya.

Setengah bersandar, Kaoru mengeluarkan ipodnya, lalu memasangkan headset ke kepalanya.

…Anata kara, kurushimi o ubaeta sono toki

Watashi nimo, ikiteyuku yuuki nga waite kuru

Anata to deau made wa kodoku na sasurai-bito

Sono te no nukumori o kanji sasete

 

Ai wa itsumo rarabai

Tabi ni tsukareta toki

Tada kokoro no tomo to

Watashi o yonde…

Lantunan lagu mellow Kokoro No Tomo membuat Kaoru tak dapat menahan kantuknya lagi sehingga ia akhirnya tertidur lelap.

Tak terasa sudah dua jam setengah perjalanan menuju Okinawa. Tak lama terdengar pemberitahuan yang dikumandangan melalui speaker oleh seorang staf wanita. Haruka membangunkan Kaoru dengan mengguncang-guncangkan bahunya dengan pelan sambil berbisik,”Kita sudah sampai Kaoru-chan.”

–o0o–

“Kaoru, bagaimana kalau kita ke arah sana?”

Kaoru mengangguk kemudian mengikuti sang empunya rencana sambil sekali-sekali melihat keadaan disekelilingnya. Sudah lama sekali rasanya ia tidak berkumpul bersama teman-temannya semenjak dipindahtugaskan menjadi Lead Detektive Organized Crime di Osaka Prefectural Police Department.

Tak lama, seorang pria berperawakan tinggi gagah mendatangi mereka berdua.

Ohayou gozaimasu. Haruka-san?” tanya pria itu.

(Selamat pagi. Haruka-san?)

Hai. Hontou desu. Anata wa donata desuka?” balas Haruka.

(Ya betul. Anda siapa?)

“Ah.. Saya adalah taxi driver dari tempat penginapan Shirena Hoteru. Anda sendiri atau bersama teman?”

“Saya bersama teman. Perkenalkan, kare wa Kaoru-san.”

(Saya bersama teman. Perkenalkan, dia adalah Kaoru-san.)

Kaoru tersenyum sambil menjabat tangan pria itu.

“Kalau begitu, mari kita pergi sekarang menuju penginapan.”

 ~To Be Continued~

Note : moshi moshi *bow* — Akhirnya saya kembali setelah sekian lama tidak buka blog ini hehe.. #adaygmerindukansayakah hahahaha……. Oya, buat yang sudah pernah baca fanfic ini sebelumnya, maaf.. Dengan terpaksa saya re-make ulang, coz saya sudah terlanjur lupa dengan isi cerita yang mau saya tumpah ruahkan di fanfic ini #lebaydotcom — Jadi dicerita ini, MBIAY dibuat sedikit berbeda tetapi dengan karakter yang sama. Semoga tidak membingungkan para readers sekalian. Yakkk !! Semangat untuk part selanjutnya hahahahaaa…… #matamembara #hatimenggebugebu ^___^

(づ ̄ ³ ̄)づ ♥ You smile, I smile ♥ Let’s share the Happiness ♪

Advertisements

2 thoughts on “[FF] My Boyfriend Is A Yakuza (Part 1)

  1. uhuiii~ akhirny berlanjut juga ini crita walau di-remake..hehehe 😀
    just saran, kan ad bbrp yg menggunakan bhs jepun & ga semua kata2 itu dikenal jdi mending ada keterangan artinya ato ga kaya referensi keterangan di bawah..hohoho
    sistaaa~~ fighting \(^.^)/

    Like

    • Weee…. Mau bales comments aja meni susah ini. Harus berkali2 ngetik *hikz*
      Tar tunggu next part dah dibikin notepad arti2 nya.. Sempet stresss jg gara2 ga ke save, alhasil hrs bikin ulang crita 2x zzzz… Btw, arigatou…

      Like

I do appreciate every comment of yours.. Just don't leave a link that leads to the sales website or any other promotion in box comment, I will remove it.. Thank's for visiting this blog~♥

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s